LiterasiRefleksiTerpopuler

Beberapa Langkah Cerdas untuk Memilih Buku Berkualitas

Ketika memasuki masa pameran buku, sebagian orang seringkali dibuat bingung dalam memilih karya yang benar-benar bermutu. Waktu tahun pertama kuliah, saya pernah merasakan pengalaman itu. Baru maju beberapa langkah dari pintu masuk, saya memutuskan untuk kembali pulang. Karena nggak tahu harus berbuat apa di tempat seluas itu. Namanya pameran buku, tentu yang harus kita lakukan adalah membeli buku. Tapi buku yang kaya gimana? Itu yang sering membuat sebagian orang bingung.

Bagi yang ingin membeli buku sebagai hiasan kamar, tentu saja yang akan mereka buru pertama kali adalah buku-buku yang covernya bagus, penulisnya terkenal, dan, kalau perlu, berisikan halaman yang tebal. Rak yang berhiaskan buku-buku semacam ini akan terlihat lebih keren. Tapi, bagi yang ingin mencari buku-buku berkualitas, tampilan luar sebuah buku, juga popularitas penulisnya, bukanlah tolak ukur utama. Apalagi urusan harga. Harga tak menjamin kualitas.

Lalu apa? Apa tolak ukur yang bisa kita jadikan patokan dalam menentukan kualitas sebuah buku itu? Saya kira masing-masing orang akan mengajukan jawaban yang berbeda-beda. Tapi, kalau Anda ingin tahu jawaban versi saya, saya akan mengulasnya secara singkat melalui tulisan ini. Bagi teman-teman yang sering dibuat bingung ketika ingin membeli buku, mudah-mudahan jawaban saya ini bisa membantu. Seperti apa sih ciri-ciri buku yang bagus dan berkualitas itu? Berikut jawabannya.

Pertama, kebaruan. Buku bagus adalah buku yang menawarkan keunikan dan kebaruan, bukan hanya mengulang-ulang apa-apa yang sudah dibahas oleh banyak orang. Kalaulah buku itu tidak menawarkan kebaruan ide, minimal dia menawarkan kebaruan dalam gaya pemaparannya. Tapi, yang harus segera dicatat, baru atau tidaknya informasi sebuah buku itu sangatlah relatif. Apa yang baru menurut pembaca pemula sudah pasti akan dipandang usang oleh orang-orang yang lebih tinggi level keilmuannya. Yang jelas, selama buku itu menyuguhkan kebaruan, apalagi jika uraiannya unik dan menarik, maka buku itu bagus untuk Anda. Dan layak untuk Anda baca.

Kedua, memberikan dampak positif bagi pembacanya. Buku yang baik, dalam hemat saya, adalah buku yang bisa memberikan pengaruh positif untuk pembacanya. Buku yang dapat mempertajam intelektualitas, atau mengokohkan spiritualitas, dalam hemat saya, adalah buku yang bagus. Apalagi jika dikemas dengan uraian yang tajam dan mendalam.

Yang jadi pertanyaan, bagaimana saya bisa tahu kalau sebuah buku yang ingin saya beli itu akan memberikan dampak positif bagi saya, sementara saya sendiri belum membacanya? Anda bisa pertimbangkan, antara lain, kesaksian orang-orang yang pernah membacanya. Semakin banyak orang yang mendapatkan dampak positif dari buku itu, semakin kuatlah alasan Anda untuk membeli dan membacanya. Dan buku semacam ini layak untuk Anda baca.

Ketiga, ditulis oleh ahlinya. Untuk dapat meyakinkan kita tentang kualitas sebuah buku, kadang penting bagi kita untuk melihat latar belakang pendidikan penulisnya, dan apa-apa yang dikatakan oleh orang lain tentang dirinya. Kalau ingin mendapatkan buku-buku tentang filsafat dan pemikiran, dan saya berharap mendapatkan buku yang berkualitas dalam bidang itu, ya carilah buku-buku yang ditulis oleh orang yang benar-benar ahli dalam bidang itu. Jangan sampai Anda membaca buku filsafat tapi penulisnya seorang ahli dalam bidang sastra. Atau membaca buku sastra tapi penulisnya dikenal sebagai teolog. Ya kecuali kalau yang bersangkutan benar-benar ahli dalam kedua bidang itu. Dan banyak orang mengakui keahlian itu. Ketika itu latak belakang pendidikan tidak perlu lagi Anda persoalkan. 

Keempat, mudah dimengerti dan tidak menyulitkan pembacanya. Buku yang berkualitas adalah buku yang mampu menyederhanakan hal-hal rumit menjadi mudah. Jika kemudahan itu dikemas dalam uraian yang mendalam, buku itu akan mendapatkan predikat lebih. Sayangnya, ada buku-buku yang kadang menampilkan wajah sebaliknya. Alih-alih memudahkan hal-hal rumit, dia malah memperumit hal-hal mudah, agar terkesan lebih ilmiah. Ini keliru besar. Semakin mudah gaya penyampaian yang Anda tulis, maka buku Anda akan semakin terjual laris.

Tetapi apakah itu artinya buku-buku yang susah dimengerti tidak berkualitas? Belum tentu juga. Buku yang ditulis oleh ulama-ulama dulu banyak yang ditulis dengan bahasa yang sulit. Tapi itu bagus. Dan kesulitan itu seringkali disebabkan karena minimnya wawasan kita sendiri, baik itu menyangkut wawasan kebahasaan maupun wawasan tentang buku-buku lain yang harus dijadikan sebagai pengantar. Kalau saja Anda memiliki bekal yang cukup, yang sulit itupun pada akhirnya akan terasa mudah. Dan buku itu bagus bagi Anda.

Kelima, padat informasi. Buku yang berkualitas adalah buku yang dapat meningkatkan wawasan Anda. Dan wawasan Anda bisa meningkat kalau buku itu menyajikan banyak informasi penting dan baru bagi Anda. Tentunya informasi yang disajikan bukan sembarang informasi. Tapi informasi yang terpercaya juga berbasis pada metode keilmuan yang jelas. Kalau Anda ingin tahu kualitas sebuah buku, lihatlah sedalam dan seluas apa informasi yang disajikan oleh buku itu.  

Keenam, diterbitkan oleh penerbit-penerbit ternama. Khusus yang terakhir ini, saya harap Anda tidak menjadikannya sebagai tolak ukur utama. Tidak semua buku yang diterbitkan oleh penerbit ternama itu bagus. Tapi, penerbit kelas atas memang kebanyakan memproduksi buku-buku bagus. Carilah buku-buku yang ditulis oleh penulis-penulis ternama di sana. Penulis-penulis yang diakui keilmuannya oleh para sarjana yang lain. Kalau mahal, cari di tempat buku bekas. Waktu kuliah di Kairo saya sering menempuh cara ini. Demi menyeimbangkan keinginan dengan kantong pemasukan. Saya tidak ingin menyebut nama-nama penerbit ternama itu. Anda cari saja sendiri, atau tanyakan pada senior-senior Anda yang berpengalaman dalam dunia literasi.

Kesimpulannya, kalau sebuah buku itu menyajikan ide-ide yang baru, dapat memberikan dampak positif, ditulis oleh seorang ahli, uraiannya mudah dimengerti, analisisnya mendalam, padat informasi, apalagi kalau sekaligus diterbitkan di penerbit ternama, maka bisa saya pastikan bahwa buku itu adalah buku yang bagus. Ingat bahwa dalam membeli buku kita tidak hanya mementingkan kuantitas. Yang paling penting untuk Anda perhatikan adalah kualitasnya. Karena kualitas buku itulah yang dapat memberikan sumbangsih penting bagi kehidupan Anda. Demikian, wallahu ‘alam bissshawab. 

Catatan: Artikel ini diterbitkan pertama kali di website www.nurulanwarbookstore.com dalam versi bahasa Inggris.

Bagikan di akun sosial media anda