RefleksiSeputar KeluargaTerkini

Jangan Sibuk Memikirkan Jodoh

Kadang kita tidak tahu dengan siapa kita akan berjodoh. Tapi kita bisa berusaha—minimal dalam batas kemampuan kita sebagai manusia— untuk menentukan pasangan macam apa yang akan kita jadikan sebagai pendamping hidup. Apakah itu bisa? Ya. Itu bisa. Tapi bagaimana caranya? Salah satu cara terbaiknya ialah dengan memperbaiki diri, meningkatkan kemampuan, dan, yang tidak kalah penting, ialah membenahi hubungan kita dengan Allah Swt, yang akan mengirimkan jodoh kepada kita itu.

Di luar sana ada orang yang mengira bahwa mencari jodoh itu artinya sibuk mencari lawan jenis yang pas, menghabiskan waktu untuk mendekati seseorang, atau berusaha sekuat mungkin untuk mengumpulkan biaya pernikahan. Padahal, jika waktu yang mereka miliki itu digunakan untuk memperbanyak skill, belajar dengan benar, dan membenahi hubungan dg Tuhan, yang akan mereka dapatkan justru bisa lebih istimewa ketimbang apa yang mereka kira.

Jodoh itu harus dicari. Dan salah satu upaya pencariannya ialah dengan memantaskan diri Anda sendiri. Sesekali hitung ada berapa jam dalam sehari yang Anda habiskan untuk bercengkrama dengan pacar Anda. Lalu Anda bayangkan apa jadinya jika jam yang berlimpah itu Anda gunakan untuk meningkatkan kemampuan Anda sendiri. Pacar Anda itu bisa meninggalkan Anda. Sementara kemampuan adalah modal penting bagi hidup Anda ke depan.

Ketika Anda belajar dengan tekun, dan memanfaatkan waktu dengan baik, tanpa disadari sebetulnya Anda sedang mempersiapkan diri untuk bertemu dengan jodoh yang baik. Karena dengan ketekunan Anda dalam belajar, Anda bisa memupuk banyak keahlian. Ketika keahlian didapat, orang pun akan memandang Anda lebih bermartabat. Ketika orang memandang Anda demikian, maka mencari pasangan pun pada akhirnya tidak lagi menjadi kesulitan.

Bagi Anda yang masih belajar, apalagi berada dalam jarak yang jauh dari kelulusan, saran saya kuburlah terlebih dulu rapat-rapat khayalan untuk segera mendapatkan jodoh itu. Berdasarkan pengalaman saya, jodoh itu memang misteri. Dicari atau tidak, kalau sudah waktunya datang, dia akan datang sendiri. Kalau belum saatnya, mau dikurung dengan jeruji besi sekalipun, pada akhirnya dia akan lari. Itulah salah satu pelajaran berharga yang saya dapat selama menjalani hidup.

Saya mendapatkan pasangan yg tak pernah saya kenal sebelumnya. Lalu dipertemukan dalam waktu yang cepat dan singkat. Kenal satu bulan. Sepakat menikah. Dan terjadilah ijab kabul. Segampang itu. Knp bisa begitu? Ya karena sudah waktunya. Kalau Anda tidak mau menyesal, dan Anda ingin mendapatkan kemudahan dalam berjodoh, saran saya pikirkan dengan baik masukan di atas itu. Gunakan waktu Anda untuk memperbaiki kehidupan Anda sendiri. Dan jangan menghambur2kan usia dengan orang yang belum tentu menjadi jodoh Anda!

Bagikan di akun sosial media anda